dislokasi bahu tagged posts

Diagnosa dan Penyembuhan Dislokasi Bahu

Jangan Tertukar, Ini Perbedaan Dislokasi Bahu dan Bahu Lepas

Apabila Anda memiliki rasa sakit pada bahu yang tidak jelas sebabnya, ada kemungkinan Anda menderita dislokasi bahu. Dalam beberapa kasus, mengidentifikasi dislokasi bahu cukup mudah. Anda hanya perlu melihat daerah bahu di cermin dan mencari adanya tanda-tanda cacat (yang ditandai dengan benjolan berbentuk aneh) yang tidak normal. Dalam kasus lain, gejala-gejala tertentu seperti rasa sakit parah dan pembengkakan pada daerah bahu serta kejang otot merupakan tanda-tanda adanya dislokasi bahu. Gerakan yang tidak terkontrol tersebut dapat memperburuk sakit yang Anda rasakan. 

Dislokasi bahu umum terjadi dalam aktivitas olahraga yang melibatkan kontak fisik secara langsung, seperti sepak bola dan senam. Dislokasi persendian juga dapat terjadi pada area lain, misalnya pada daerah jari dan tangan pada pemain bola voli dan bola basket. Pukulan yang keras pada daerah persendian saat terjadi kecelakaan kendaraan bermotor atau jatuh dan mendarat dengan lengan terulur juga merupakan penyebab umum dislokasi bahu. Penting untuk mendapatkan bantuan medis segera apabila Anda mengalami kejadian-kejadian tersebut. 

Apabila Anda mengalami dislokasi bahu dari persendiannya, sangat penting untuk mencari bantuan medis secepatnya guna menghindari rasa sakit dan agar tidak bertambah parah. Saat Anda menunggu bantuan medis tiba, hindari menggerakkan bahu ataupun mencoba mendorong untuk menempatkannya kembali ke posisi semula. Apabila Anda mencoba sendiri untuk mendorong bahu ke tempatnya, ada risiko kerusakan bahu dan persendian, saraf, ligamen, pembuluh darah, dan otot di daerah tersebut. Akan lebih baik apabila Anda melakukan belat bahu Anda agar tetap pada posisinya dan tidak bergerak. Menggunakan es dan menempelkannya pada daerah yang dislokasi dapat membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Selain itu, es juga dapat mengontrol pendarahan dalam ataupun penumpukan cairan di sekitar persendian.

Diagnosa

Untuk membantu diagnosa, dokter akan menanyakan seputar bagaimana bahu Anda dapat cedera, berapa lama bahu telah sakit, gejala apa saja yang Anda rasakan, dan apakah dislokasi bahu tersebut pernah terjadi sebelumnya. Mengetahui bagaimana Anda mendapatkan dislokasi bahu, baik akibat terjatuh, cedera olahraga, atau kecelakaan jenis lain, dapat membantu dokter mengatasi cedera dan merawat gejala yang dirasakan. Dokter juga akan mengamati seberapa baik Anda menggerakkan bahu dan memeriksa apakah Anda dapat merasakan adanya perbedaan pada rasa sakit atau mati rasa saat Anda menggerakkannya. Dokter akan memeriksa denyut nadi guna memastikan tidak ada cedera pada arteri. Dokter juga akan memeriksa apakah ada cedera saraf apapun. 

Umumnya, dokter akan menggunakan sinar-X guna mengetahui cedera dengan lebih baik. Sinar-X akan menunjukkan cedera tambahan pada persendian bahu ataupun adanya patah tulang apapun (meskipun jarang terjadi pada kasus dislokasi bahu). 

Akan membutuhkan waktu sekitar 12 hingga 16 minggu untuk dislokasi bahu agar benar-benar sembuh sepenuhnya. Setelah dua minggu, biasanya Anda akan sudah mampu melakukan aktivitas ringan sehari-hari. Namun, pastikan untuk tetap mengikuti rekomendasi dokter tentang hal apa saja yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan. Hindari melakukan olahraga, berkebun, atau aktivitas lain yang melibatkan pengangkatan benda yang berat terlalu dini karena hal-hal tersebut dapat merusak kondisi bahu dan dapat mencegah Anda melakukan aktivitas tersebut di masa mendatang. Konsultasi dengan dokter mengenai pilihan perawatan apa saja yang tersedia bagi Anda. Dengan perawatan yang baik, dislokasi bahu akan sembuh menyeluruh dan Anda akan bisa melakukan aktivitas seperti biasanya dengan segera.