4 Tips Seks Ini Dapat Anda Lakukan untuk Kehidupan Seksual yang Lebih Baik

Apakah Anda selalu berpikir untuk menjalani hidup sehat agar dapat menjalani kehidupan seks, namun belum dapat melakukannya? Artikel ini akan membahas tentang insentif yang mungin dikatakan para ahli dapat membuat mental dan fisik seseorang cenderung lebih baik dalam kehidupan seks mereka.

Seorang psikolog mengatakan jika Anda merasa diri Anda baik maka posisi Anda pun juga akan terasa lebih baik, hal ini termasuk kehidupan seksual Anda. Ketika seseorang tidak merasa sehat atau kelelahan, akan berdampak negatif bagi kehidupan dan kualitas seks seseorang.

Ini mungkin terlihat intuitif, namun banyak pula orang-orang yang menemukan cara untuk membuat tubuh dan pikiran mereka terasa bugar, terutama jika cara tersebut melibatkan penurunan berat badan, memulai melakukan program latihan, mengurangi stress, dan cukup tidur.

Namun, 4 (empat) kegiatan ini merupakan sebuah hadiah besar bahkan nilai plus untuk meningkatkan aktivitas seks dan kehidupan romantis Anda bersama pasangan.

  1. Makan yang teratur

Meskipun tidak ada hubungan yang terbukti antara dite seimbang dengan kelangsungan seksual Anda. Namun, pola makan yang buruk dapat menyebabkan masalah kesehatan yang dapat mengganggu aktivitas seksual Anda.

Sebuah studi menunjukkan bahwa hewan yang memiliki sedikit kaloring akan cenderung memiliki sistem kekebalan yang lemah. Dapat dikatakan pula bahwa penyakit bisa menjadi halangan besar untuk sebuah hubungan seksual yang menyenangkan.

Jika Anda memiliki penyakit jantung, tentunya mengonsumsi obat-obatan akan menghambat aktivitas seksual. Jika Anda memiliki flu, demam, atau merasa tidak enak badan maka hal-hal ini akan menyebabkan kemunduran dalam keinginan melakukan aktivitas seks.

Tips seks yang dapat dilakukan adalah dengan makan diet seimbang secara keseluruhan dan berolahraga setiap hari. Keduanya harus dilakukan secara bersamaan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

  • Menggerakkan badan

Menjadi aktif secara fisik, akan memberi dorongan pada Viagra alami, menurut American Council on Exercise (ACE) yang merekomendasikan 20-30 menit pergerahan tenaga moderat dalam sehari. Menurut mereka, pria dan wanita yang berolahraga secara teratur akan memiliki keinginan melakukan aktivitas seks yang meningkat. Mereka akan lebih percaya diri serta memiliki kemampuan untuk mencapai orgasme dan merasa lebih puas.

Jika tidak ada motivasi yang cukup untuk bergerak, pertimbangkanlah beberapa hal seperti yang diungkap oleh para peneliti. Menurut penelitian yang dilakukan, semakin besar pinggang seorang pria maka akan semakin besar pula risiko mengalami disfungsi ereksi. Sehingga perlu bagi Anda untuk tetap berolahraga.

Olahraga juga dapat mengatur dan memiliki manfaat positif untuk memperbaiki masalah seksual seperti menurunnya libido dan disfungsi ereksi. Ini masuk akal, karena disfungsi ereksi sendiri disebabkan oleh aliran darah yang buruk ke penis dan olahraga akan meningkatkan kemampuan tubuh untuk memompa serta mengedarkan darah ke seluruh tubuh sesuai dengan tugasnya.

Hal yang sama akan terjadi pada wanita. Menurut studi University of Texas di Austin, wanita yang rutin menonton film dewasa memiliki aliran darah 169% lebih besar ke vagina mereka dibandingkan dengan yang tidak aktif menonton.

  • Mimpi yang indah

Meskipun tidak ada hubungan langsung antara tidur dengan seks, sebuah studi dari National Sleep Foundation (NSF) yang dilakukan tahun 2002 menunjukkan bahwa suasana hati seseorang dapat memengaruhi seberapa ingin ia menutup mata untuk tidur.

Orang yang memiliki jam tidur kurang dari enam jam akan melaporkan bahwa mereka lelah, stress, sedih, dan marah dibandingkan dengan mereka yang memiliki jam tidur cukup. Hal ini membuktikan bahwa seseorang yang cukup tidur memiliki sedikit masalah tidur cenderung melaporkan bahwa mereka bersemangat, santai, dan bahagia.

Dalam prakteknya Russel Rosenberg, PhD, direktur dari Northside Hospital Sleep Medicine Institute di Atlanta mengatakan, pasien dengan laporan kesulitan tidur yang kronis tidak hanya mengalami kelelahan secara fisik untuk melakukan hubungan seks namun juga dapat menurunkan libido.

  • Bersantai

Otak merupakan pusat dari tubuh dan menjadi sesuatu yang paling penting bagi seluruh aspek yang dikerjakan manusia. Tips seks yang telah dijelaskan di atas akan membuat otak menerima rangsangan senang sehingga Anda dapat merasakan bahagia dan bersemangat jika melakukan hal-hal yang membuat Anda rileks.

Untuk memiliki kehidupan seks yang benar sehat dan menyenangkan Anda harus dapat mengabaikan pekerjaan yang membuat stres sehingga dapat bersantai dan mengalami kesenangan.

Seks membutuhkan relaksasi dan waktu, sehingga beberapa pasangan yang terlalu stres dan sibuk akan sulit melakukan aktivitas seks mereka.

Hati-Hati, Cedera PCL Dapat Terjadi pada Siapa Saja

Posterior cruciate ligament (PCL) merupakan salah satu ligamen yang berada di dalam lutut. Dalam hal ini, PCL memiliki kemiripan dengan anterior cruciate ligament (ACL) yang sama-sama menghubungkan tulang paha (femur) ke tulang kering Anda (tibia). Meskipun memiliki bentuk yang lebih besar dan lebih kuat dari ACL, PCL juga tetap memiliki risiko mengalami kerobekan.

Berdasarkan data, 20% dari cedera yang terjadi di ligamen lutut merupakan akibat dari robekan pada PCL. Cedera yang terjadi akibat PCL sering merusak beberapa ligamen atau tulang rawan di lutut. Bahkan, dalam beberapa kasus, ligamen juga dapat menyebabkan tulang di bawahnya patah.

Penyebab Cedera PCL
Cedera PCL sering disebabkan oleh benturan keras pada lutut saat sedang berada di posisi menekuk. Penyebab umumnya cukup beragam, di antaranya:

  • Benturan lutut pada dashboard saat kecelakaan mobil
  • Jatuh dengan bertumpu para lutut saat ditekuk

Olahraga juga kerap menjadi penyebab umum cedera PCL. Olahraga yang kerap menyebabkan cedera PCL antara lain:

  • Sepak bola
  • Baseball
  • Ski

Perlu Anda ketahui, cedera pada PCL dapat menyebabkan kerusakan yang ringan hingga parah. Dokter mengklasifikasikan cedera PCL dalam beberapa kelompok, yaitu:

  • Tingkat I: Adanya robekan sebagian pada PCL
  • Tingkat II: Ligamen robek sebagian dan lebih parah daripada di kelas I
  • Tingkat III: Ligamen benar-benar robek dan lutut menjadi tidak stabil
  • Tingkat IV: PCL rusak bersama dengan ligamen lain di lutut

Masalah PCL dapat menjadi kondisi yang akut atau kronis. Masalah PCL akut biasanya disebabkan oleh cedera mendadak. Sedangkan masalah PCL kronis merupakan kondisi cedera yang berkembang seiring waktu. Bahkan, robekan PCL dapat menyebabkan osteoartritis di lutut.

Gejala Cedera PCL
Kebanyakan orang tidak merasakan atau mendengar sensasi robekan di lutut saat mengalami cedera PCL. Pasalnya, saat mengalami cedera PCL, orang biasanya hanya berpikir bahwa mereka mengalami masalah lutut ringan. Banyak dari mereka akan mencoba untuk melanjutkan kegiatan seperti biasa. Akan tetapi, cedera PCL akan menimbulkan beberapa gejala yang dapat berkembang, di antaranya:

  • Bengkak (ringan sampai berat)
  • Sakit lutut
  • Sensasi goyah di lutut
  • Kesulitan berjalan
  • Kesulitan menahan beban di lutut

Diagnosis Cedera PCL
Untuk mendiagnosis cedera PCL, dokter perlu mengetahui apa yang menyebabkan cedera pada pasien, apakah karena kecelakaan atau olahraga. Ia juga akan bertanya apa yang dirasakan saat cedera, apa yang dirasakan setelah cedera, dan gejala lain apa yang dirasakan. Setelah itu, dokter akan melanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan pencitraan untuk mengetahui kondisi cedera yang dialami pasien. Pencitraan ini dilakukan dengan mengambil foto X-ray atau pemeriksaan MRI.

Pengobatan Cedera PCL

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter akan memberikan arahan mengenai perawatan yang harus dilakukan pada cedera PCL, tergantung pada tingkat keparahannya. Untuk cedera ringan seperti cedera PCL tingkat I dan II, biasanya dokter akan menyarankan perawatan di rumah dengan melakukan beberapa hal, di antaranya:

  • Melindungi lutut untuk menjaganya dari cedera lebih lanjut
  • Beristirahat dari kegiatan yang membutuhkan kerja lutut
  • Kompres lutut dengan es untuk mengurangi bengkak dan meredakan nyeri
  • Membungkus lutut dengan perban untuk menjaga posisi lutut
  • Memposisikan lutut lebih tinggi
  • Konsumsi obat pereda rasa sakit

Namun, untuk cedera PCL tingkat III dan IV, ada kemungkinan pasien akan menjalani tindakan operasi, khususnya mereka dengan kondisi:

  • Cedera PCL di mana tulang mengalami patah atau retak serius
  • Cedera PCL yang melibatkan lebih dari satu ligamen
  • Peregangan PCL kronis yang menyebabkan keluhan parah, khususnya pada atlet

Berbagai Nyeri dan Rasa Sakit yang Dialami Setelah Melahirkan

Sakit saat melahirkan bukanlah akhir dari perjalanan dari ibu. Pada kenyataannya, ibu-ibu juga harus menghadapi berbagai nyeri dan rasa sakit lainnya setelah melahirkan. Sakit dan nyeri tersebut bahkan bisa terjadi selama berminggu-minggu.  Apa saja dan bagaimana cara mengatasinya?

1. Pegal Berkepanjangan

Usai bersalin, wajar jika ibu merasa lemah, lunglai, capek luar biasa, dan pegal-pegal. Semua itu akibat perubahan fisik selama bersalin, ditambah keluarnya banyak tenaga untuk menahan sakit ataupun mengejan. Biasanya rasa sakit dan pegal-pegal lenyap dalam beberapa hari, serta bisa ditangani dengan obat dari dokter.

2. Kram Perut

Usai persalinan, uterus meneruskan tugasnya, yakni berkontraksi agar bisa kembali ke ukuran normal. Kebanyakan nyeri setelah melahirkan dan kram perut itu mirip dengan saat haid. Rasa itu makin kuat selama menyusui.

Untunglah kram perut itu biasanya berlangsung tak lebih dari seminggu. Jika rasa itu terlalu sakit, konsultasikan dengan dokter. Anda mungkin akan diberi obat antinyeri.

3. Payudara Bengkak

Setelah beberapa hari melahirkan, kadang terjadi pembengkakan payudara. Penyebabnya bisa karena ASI tak lancar, atau bayi tidak menyusu dengan benar.

Usahakan agar posisi bayi saat menyusui benar. Kosongkan payudara secara berkala agar tak bengkak karena menahan ASI terlalu lama. Jika bayi sulit mengeluarkan ASI, gunakan pompa untuk merangsang keluarnya. Jika payudara bengkak, gunakan kantung es untuk meredakan sakit.

4. Nifas Cukup Lama

Darah nifas bisa keluar hingga sebulan setelah melahirkan, lalu berhenti dua atau tiga hari kemudian. Sekitar sepuluh hari pertama, darah keluar cukup banyak dan Anda perlu pembalut ukuran besar. Namun setelahnya, Anda cukup menggunakan pembalut ukuran normal atau panty liners.

Jika menyusui, darah yang keluar akan makin banyak. Hal ini wajar, karena menyusui  membuat kandungan berkontraksi. Namun jika setelah hari-hari pertama itu terjadi kucuran darah yang banyak, segera hubungi dokter. Bisa jadi itu tanda perdarahan.

5. Banjir Keringat

Banjir keringat di hari-hari pertama usai persalinan adalah proses alami tubuh untuk menyesuaikan hormon-hormon. Ibu hamil mempertahankan banyak cairan dalam tubuh, dan berkeringat adalah salah satu cara alami untuk membuangnya. Keringat berlebih itu akan selesai dalam beberapa hari.

Untuk sementara, keringkan tubuh dengan handuk. Letakkan pula handuk di atas sprei agar tetap kering.

6. Gatal pada Bekas Luka Caesar

Jika melahirkan dengan bedah Caesar, kemungkinan besar tak akan ada nyeri pada area vagina (karena episiotomi) atau wasir. Namun, bedah Caesar punya sakit setelah melahirkan tersendiri.

Beberapa hari setelah melahirkan, rasa capek dan mual biasa dialami sang ibu. Lalu bisa jadi ada rasa gatal, geli, dan mati rasa di luka bekas operasi. Hal itu terjadi selama empat hingga enam minggu dalam proses penyembuhan. Hati-hati, demam yang disertai kemerahan dan bengkak pada luka bisa menandakan infeksi.

7. Sembelit

Beberapa hari usai melahirkan, banyak wanita kesulitan BAB. Bisa jadi karena mencemaskan jahitan episiotomi. Bisa pula karena proses tubuh menyeimbangkan diri akibat organ-organ beristirahat. Cobalah untuk rileks. Jahitan tak akan rusak dan semua akan normal dalam seminggu.

Untuk mempermudah BAB, konsumsi banyak serat, minum, dan berolahaga ringan sekalipun jalan-jalan di dalam rumah. Jika masih tak nyaman, dokter bisa merekomendasikan pelunak tinja. Itulah beberapa nyeri dan rasa sakit setelah melahirkan yang biasa dialami. Normalnya, semakin hari, rasa sakit akan berkurang. Jadi, Anda tidak perlu terlalu khawatir.