Jangan Diremehkan, Gigi Gingsul Ternyata Bisa Mengakibatkan Hal Ini

Gigi gingsul seperti gigi taring atas ini dapat dirapikan

Bagi sebagian orang, memiliki gigi gingsul mungkin memicu kurangnya rasa percaya diri. Tidak jarang, gingsul pada gigi juga membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Meski begitu, tidak sedikit orang yang merasa tidak terganggu dengan keberadaan gigi gingsul dan meremehkannya.

Sebenarnya, gingsul memang tidak terlalu membahayakan. Akan tetapi, dalam beberapa kasus, gigi gingsul mungkin bisa memicu dampak negatif lainnya, seperti kemunculan penyakit baru. 

Masalah mulut yang terjadi akibat gigi gingsul

Beberapa masalah atau gangguan pada mulut bisa terjadi karena Anda memiliki gigi yang gingsul, seperti :

  • Aktivitas gigi berlebih

Terkadang, gigi gingsul membuat gigi-gigi lain di sekitarnya bekerja lebih keras untuk mengunyah makanan. Hal ini terjadi karena gigi yang gingsul tidak bisa menjalankan perannya dengan efektif. 

Lama-kelamaan, gigi, rahang, dan gusi di sekitar area gigi yang gingsul menjadi rentan terhadap kerusakan, gangguan sendi, dan ketegangan rahang. Dalam beberapa kasus, aktivitas gigi yang berlebih juga dapat mempengaruhi saraf dan memicu sakit kepala. 

  • Penyakit mulut

Gigi yang gingsul biasanya lebih sulit untuk dibersihkan. Sikat gigi akan lebih sulit untuk menjangkau celah-celah di antara gigi gingsul, sehingga celah-celah tersebut rentan diserang oleh bakteri. Apabila hal ini terjadi, Anda bisa mengalami kerusakan gigi dan penyakit gusi.

Apabila tidak segera diobati, penyakit gusi yang berkepanjangan dapat memicu penyakit mulut yang lebih serius. Apabila Anda mengalami infeksi mulut serius, infeksi tersebut dapat merusak tulang mulut dan gigi. 

  • Masalah pencernaan dan gangguan bicara

Masalah pencernaan sebenarnya bisa terjadi karena gigi gingsul membuat Anda kesulitan mengunyah dengan benar. Makanan yang tidak dikunyah dengan benar akan lebih sulit diproses oleh lambung dan berpotensi memicu gangguan pencernaan.

Selain itu, tidak sedikit orang dengan gigi gingsul yang mengalami kesulitan dalam berbicara. Suara yang dikeluarkan dan penekanan dalam setiap kata yang Anda ucapkan mungkin terdengar berbeda dari ucapan orang dengan kondisi gigi normal. 

  • Menurunkan rasa percaya diri

Turunnya rasa percaya diri menjadi salah satu dampak negatif dari gigi gingsul yang cukup sering ditemui. Banyak orang yang mengalami gigi gungsi merasa kurang percaya diri dengan penampilan mereka, terlebih bila gingsul berada pada lokasi yang sangat kasat mata.

Namun, di beberapa budaya, gigi gingsul justru lebih disukai karena terkesan membuat penampilan tampak imut dan menarik. Di beberapa negara Asia, salah satunya Jepang, perempuan dengan gigi gingsul justru lebih disukai. 

Penyebab gigi gingsul

Gigi susu maupun gigi tetap sama-sama bisa tumbuh dengan posisi yang tidak teratur. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan hal ini. Beberapa di antaranya adalah: 

  • Ukuran rahang

Dari tahun ke tahun, ukuran rahang setiap manusia mengalami penyempitan.  Penyempitan rahang bisa berpengaruh pada lokasi pertumbuhan gigi. Area yang sempit dapat menyebabkan gigi tumbuh menjadi gingsul. 

  • Keturunan

Gigi gingsul biasanya diturunkan oleh orang tua. Jika Anda memiliki gigi yang gingsul, anak Anda nantinya juga berpotensi mengalami kondisi yang sama. 

  • Cedera wajah

Apabila Anda pernah mengalami cedera yang mengenai wajah Anda, gigi Anda bisa saja tumbuh menjadi gigi yang gingsul atau mengalami kerusakan. Hal ini mungkin terjadi saat Anda mengalami cedera cukup parah.

Keputusan untuk meluruskan gigi gingsul bersifat personal. Dokter tidak akan memaksa Anda untuk merapikannya apabila Anda merasa baik-baik saja dengan kondisi gigi Anda saat ini.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>