3 Jenis Masker Anti Virus untuk Mencegah COVID-19

masker anti virus yang efektif menangkan penularan coronavirus

Saat ini, penggunaan masker wajah telah diwajibkan untuk menekan penyebaran virus corona. Berbagai macam masker anti virus yang tersedia di pasaran untuk membantu mengurangi penularan virus corona dan membuat seseorang lebih aman jika keluar rumah. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, memakai masker wajah di tempat umum terbukti dapat mengurangi penyebaran COVID-19. Nah, dari sekian banyak masker yang ada, beberapa masker anti virus lebih efektif dibandingkan dengan masker yang lainnya.

Macam-macam masker anti virus terbaik

Menurut Adrian Cotton, MD, kepala operasi medis di Loma Linda University Health, menjelaskan berbagai jenis masker anti virus yang dapat melindungi Anda dari penularan COVID-19 dan cara menggunakannya.

  1. Masker kain.

Masker kain digunakan untuk menjebak tetesan yang keluar dari penggunanya saat berbicara, batuk, atau bersin. Dengan menggunakan masker anti virus ini, dapat membantu mengurangi penyebaran virus dari dan oleh orang yang mengidap COVID-19, tetapi tidak menyadarinya. Selain itu, penutup wajah dan masker dari kain lebih mudah ditemukan atau dibuat, serta bisa dicuci dan digunakan kembali.

Dalam pembuatannya, masker kain harus mencakup beberapa lapis kain. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat memberikan petunjuk untuk masker tanpa jahitan yang terbuat dari bandana dan kaus oblong.

Cara memakai dan melepaskan masker kain, antara lain:

  • Cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer sebelum dan sesudah memakai dan melepaskan masker.
  • Pasang masker hingga menutupi bagian hidung, mulut dan dagu Anda.
  • Ikat tali masker di belakang kepala atau gunakan loop telinga.
  • Jangan sentuh bagian luar masker saat memakainya.
  • Jika tidak sengaja menyentuhnya, segera bersihkan tangan Anda.
  • Jika masker basah atau kotor, ganti dengan yang bersih. 
  • Selesai digunakan, lepaskan tali masker atau simpul telinga tanpa menyentuh bagian depan masker atau wajah.
  • Masukkan masker ke dalam mesin cuci atau kantung yang tertutup rapat sampai Anda mencucinya. 
  • Cuci tangan segera setelah melepas masker.
  • Cuci masker dengan teratur, misalnya 3 – 4 kali dalam seminggu.
  1. Masker bedah atau masker medis.

Secara umum, masker bedah sekitar tiga kali lebih efektif dalam memblokir aerosol yang mengandung virus dibandingkan masker wajah buatan sendiri. Masker bedah terbuat dari bahan kain bukan tenunan dan longgar saat digunakan. Masker bedah hanya dapat digunakan sekali pakai saja. 

Masker anti virus ini dapat melindungi hidung dan mulut, agar tidak bersentuhan dengan tetesan yang membawa kuman. Masker bedah mampu mencegah semprotan atau cipratan yang masuk ke hidung atau mulut, menyaring partikel besar di udara, dan memastikan droplet dari penggunanya tidak menyebar. Oleh sebab itu, masker bedah dapat dijadikan pilihan teraman bagi petugas kesehatan yang tidak memiliki akses menggunakan masker N95.

  1. Masker N95.

Masker N95 adalah jenis masker anti virus yang memberikan perlindungan tingkat tinggi dibandingkan dengan masker kain dan masker bedah. Ini karena dapat menyaring partikel besar dan kecil saat penggunanya bernapas. 

Disebut masker N95 karena dapat memblokir 95% partikel atau cairan yang mungkin bersentuhan dengan wajah. Namun, masker ini tidak dapat digunakan secara umum layaknya masker kain atau masker bedah. Masker anti virus ini khusus untuk petugas kesehatan dan petugas medis pertama yang bertindak menangani kasus dan hanya dapat digunakan sekali saja.

Beberapa masker N95 memiliki katup yang membuat penggunanya lebih mudah menghirup napas. Udara tanpa filter akan dilepaskan saat pemakainya menghembuskan napas, tetapi tidak mencegah penggunanya menyebarkan virus. Oleh sebab itu, beberapa tempat melarang penggunaan masker N95.

Inilah beberapa macam masker anti virus terbaik yang dapat menjadi pilihan Anda untuk mencegah penularan COVID-19. Pastikan, gunakan masker sesuai dengan kebutuhan, setiap kali Anda keluar rumah, atau berada di tempat umum yang ramai.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>