Fungal Acne

Jika ada benjolan kecil di bagian kulit, sebagian besar orang mungkin berpikir bahwa hal tersebut merupakan jerawat, namun tidak demikian. Munculnya hal tersebut di bagian kulit mungkin bisa disebabkan oleh infeksi jamur. Ada berbagai jenis infeksi jamur yang perlu diwaspadai, salah satunya termasuk jerawat jamur atau fungal acne.

Fungal acne merupakan jenis jamur yang tampak seperti jerawat biasa, namun hal tersebut dapat menyebabkan masalah pada kulit. Fungal acne terjadi di bagian folikel rambut di kulit manusia.

Fungal acne disebabkan oleh jamur Malassezia. Sama seperti bakteri, jamur tersebut dapat hidup di tubuh manusia, khususnya di bagian kulit. Namun, jika jumlah jamur Malassezia semakin banyak dan tidak terkendali, maka hal tersebut akan menginfeksi folikel rambut sehingga menyebabkan gejala yang tampak seperti jerawat.

Karena fungal acne disebabkan oleh jamur, hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa Anda bisa mengalami masalah kulit lain yang berhubungan dengan mikroorganisme tersebut. Contohnya bisa berupa psoriasis atau rambut berketombe.

Ciri-Ciri Fungal Acne

Jika Anda ingin mengetahui apakah Anda atau seseorang terkena fungal acne, berikut adalah beberapa ciri yang dapat membantu Anda mengidentifikasi masalah yang ada pada kulit:

  1. Ukuran

Salah satu ciri yang dapat Anda ketahui bisa melalui ukurannya. Fungal acne memiliki ukuran benjolan yang kecil dan terlihat sama dengan benjolan fungal acne lain. 

  • Jumlah

Selain ukuran, fungal acne muncul dalam bentuk komedo putih yang muncul dalam jumlah yang cukup banyak.

  • Letak

Fungal acne bisa muncul pada bagian wajah, tangan, dada, dan punggung.

  • Gejala

Selain ciri fisik, fungal acne dapat menimbulkan gejala berupa tidak hanya benjolan di bagian tubuh, namun juga sering menimbulkan rasa gatal.

Penyebab Fungal Acne

Selain jamur Malassezia, seseorang yang memiliki fungal acne di bagian kulit bisa disebabkan oleh faktor berikut:

  1. Kelembaban kulit

Salah satu penyebab seseorang memiliki fungal acne adalah kulit yang lembab dalam waktu yang terlalu lama. Ada berbagai cara yang dapat membuat kulit seseorang lembab, salah satunya termasuk memakai pakaian yang menutupi seluruh tubuh sehingga dapat mengeluarkan keringat.

  • Sistem imun yang lemah

Jika manusia memiliki sistem imun yang lemah, maka bisa berpotensi mengalami gangguan pada tubuh, termasuk fungal acne. Sistem imun yang lemah juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik sehingga seseorang lebih mudah memiliki fungal acne.

  • Penggunaan obat antibiotik

Fungal acne juga bisa disebabkan oleh penggunaan obat antibiotik. Meskipun obat antibiotik dapat mengurangi bakteri di dalam tubuh, obat tersebut akan menambah jumlah jamur.

  • Mengenakan pakaian yang ketat

Jika seseorang memakai pakaian yang ketat, hal tersebut akan membuat kulit terasa “sesak” sehingga bisa berpotensi mengeluarkan keringat. Keringat pada kulit bisa menimbulkan fungal acne.

  • Faktor lingkungan

Jika seseorang tinggal di daerah tropis seperti Indonesia, maka orang tersebut lebih berpotensi mengalami keringat sehingga fungal acne dapat muncul di bagian kulit.

  • Penularan

Risiko fungal acne bisa tinggi jika seseorang melakukan kontak fisik atau menyentuh barang milik orang yang memiliki fungal acne.

Cara Mengobati Fungal Acne

Jika Anda memiliki fungal acne, Anda dapat mengobatinya dengan beberapa cara sebagai berikut:

  • Mandi lebih teratur.
  • Menggunakan sampo antiketombe.
  • Memakai pakaian yang longgar.
  • Menggunakan obat antijamur.
  • Hindari sinar matahari secara langsung.

Kesimpulan


Walaupun fungal acne tidak menimbulkan gejala yang parah, hal tersebut dapat menurunkan rasa percaya diri manusia. Oleh karena itu, untuk mengobati fungal acne, Anda bisa terapkan cara-cara di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang fungal acne, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Tidak Terduga, Ini Cara Menghilangkan Bekas Luka Tahunan

Tidak Terduga, Ini Cara Menghilangkan Bekas Luka Tahunan

Masalah apa yang dapat ditimbulkan oleh bekas luka yang tidak kunjung hilang? Bekas luka yang sudah lama hingga mencapai jangka waktu tahunan memang tidak akan menimbulkan komplikasi yang membahayakan nyawa Anda. Namun, kondisi adanya bekas luka akan mampu menggerus rasa percaya diri seseorang. 

Karena itu, tidak perlu heran ketika banyak orang seakan berlomba mencari cara menghilangkan bekas luka tahunan yang bisa cepat membuat kondisi kulit mulus kembali. Anda pun mungkin membutuhkannya. 

Terkait penanganan untuk menghilangkan bekas luka lama, sebenarnya ada banyak cara. Anda bisa memilih pengobatan secara kosmetika dengan datang ke dokter kulit untuk hasil yang cepat dan terpercaya. Namun, cara menghilangkan bekas luka tahunan yang tidak terduga ini pun layak Anda coba!

  1. Pijatan 

Memijat ternyata tidak hanya berguna untuk menghilangkan rasa pegal pada tubuh. Memijat juga ampuh menjadi cara menghilangkan bekas luka tahunan. Anda cukup memijat area bekas luka lama tersebut sekitar 15—30 detik dalam beberapa kali sehari. Lakukan pijatan dengan lembut menggunakan kapas yang sudah terlebih dahulu dibubuhi lotion ataupun minyak agar lumas. Pijatan yang lembut dan sering ini akan mampu memecah pita kolagen padat yang menjadi sumber bekas lukas. Cara tidak terduga ini sangat ampuh diterapkan untuk memudarkan bekas luka berupa keloid. 

  1. Vitamin C 

Selama ini kebanyakan orang berpikir bahwa vitamin E merupakan yang terbaik untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Padahal untuk masalah bekas luka tahunan, vitamin C juaranya sebagai obat! Ini karena vitamin C mampu mempercepat penyembuhan luka sekaligus meningkatkan elastisitas kulit. Dengan demikian, bekas luka akibat jerawat bahkan bekas operasi yang sudah menahun berangsur bisa hilang. Penggunaan vitamin C yang paling baik untuk menghilangkan bekas luka tahunan adalah dengan mengoleskannya ke bagian luka. Karena itu, belilah krim vitamin C yang sudah terpercaya. 

  1. Tabir Surya 

Jangan hanya memandang tabir surya merupakan tameng untuk menghindari kulit kering dan terbakar dari sinar matahari. Nyatanya, tabir surya juga dapat menjadi cara menghilangkan bekas luka tahunan. Pasalnya, sinar ultraviolet dapat membuat bekas luka makin tampak menghitam sebab membuat tubuh menghasilkan pigmen berlebih. Guna memanfaatkan tabir surya untuk menghilangkan bekas luka, rutinlah memakai tabir surya minimal SPF 15 jika Anda berada di luar ruangan. 

  1. Petroleum Jelly 

Produk petroleum jelly ampuh untuk membuat bekas luka tahunan memudar. Ini karena petroleum jelly mampu menghidrasi kulit secara maksimal sehingga bekas luka dapat memudar. Tidak hanya itu, petroleum jelly juga membuat kulit di bagian bekas luka dan sekitarnya tidak kasar. Karena itulah, produk petroleum jelly dapat menjadi cara menghilangkan bekas luka tahunan, mulai dari bekas jerawat sampai selulit. Anda bisa memanfaatkan petroleum jelly untuk menghilangkan bekas luka dengan cara mengoleskannya ke bagian bekas luka setidaknya tiga kali sehari. Dalam hitungan minggu, bekas luka Anda akan memudar dan lama-kelamaan bis menghilang. 

  1. Minyak Aroma Terapi 

Ini sedikit mengejutkan, namun nyatanya minyak aroma terapi tidak hanya bisa mampu menghadirkan wangi yang baik untuk pernapasan. Minyak aroma terapi juga bisa menjadi cara menghilangkan bekas luka tahunan. Manfaat tersebut dapat Anda peroleh karena minyak aroma terapi dapat berfungsi sebagai pembentuk kolagen sekaligus antibakteri. Pilihlah jenis minyak beraroma lavender atau sandalwood. Pijatkan minyak aroma terapi tersebut ke bekas luka secara rutin setiap hari dan lihat perubahan baiknya untuk setiap jenis bekas luka yang Anda miliki. 

*** 

Masih kurang percaya bahwa berbagai cara menghilangkan bekas luka tahunan di atas bisa ampuh membuat kulit Anda mulus kembali? Daripada terus meragu, mencoba dan mencicipi hasilnya akan lebih baik dan tidak ada ruginya.

Cara Kerja Rapid Test Covid 19 yang Menggunakan Sampel Darah

Rapid test Covid 19 adalah salah satu jenis pemeriksaan untuk mendeteksi adanya infeksi virus Corona (COVID-19) dalam tubuh. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai skrining awal infeksi virus Corona pada orang yang berisiko tinggi. Rapid test Covid 19 di Indonesia sendiri menggunakan sampel darah untuk mendeteksi kadar antibodi imunoglobulin terhadap virus dalam tubuh. Antibodi merupakan protein yang dibentuk oleh sistem kekebalan tubuh manusia untuk melawan bakteri, virus, dan benda asing lainnya.

Rapid test Covid 19 akan dilakukan dengan menggunakan sampel darah. Di dalam sampel darah tersebut, akan dicari IgG dan IgM. Apa itu?IgG adalah singkatan dari Immunoglobulin G dan IgM adalah kependekan dari Immunoglobulin M. Keduanya merupakan bentuk dari antibodi atau bagian dari sistem kekebalan tubuh.

  • IgG

IgG adalah jenis antibodi yang paling banyak ada di darah dan cairan tubuh lainnya. Antibodi ini, bertugas untuk melindungi tubuh dari infeksi dengan cara mengingat bakteri atau virus yang sebelumnya pernah terpapar di tubuh Anda. Sehingga, saat virus atau bakteri itu kembali, tubuh sudah tahu bahwa ia harus dilawan.

  • IgM

IgM adalah antibodi yang terbentuk saat Anda pertama kali terinfeksi oleh virus ataupun bakteri jenis baru. Bisa dibilang, IgM adalah garda terdepan pertahanan tubuh kita.Saat tubuh merasa bahwa ada infeksi yang akan terjadi, maka kadar IgM di tubuh akan meningkat, sebagai persiapan melawan virus atau bakteri. Lalu, setelah beberapa saat, kadar IgM akan mulai menurun, digantikan oleh IgG yang akan melindungi tubuh dalam jangka waktu lebih lama.

Prosedur rapid test untuk deteksi COVID-19

Sehubungan dengan rapid test COVID-19 yang akan masuk, maka nantinya orang yang menjalani pemeriksaan ini kurang lebih akan menjalani pemeriksaan dengan tahapan sebagai berikut:

  • Petugas kesehatan akan mengambil sampel darah dari pembuluh darah kapiler di ujung jari. Pengambilan sampel darah juga bisa dilakukan melalui pembuluh darah vena yang ada di lengan. 
  • Lalu, sampel tersebut diteteskan ke alat rapid test.
  • Selanjutnya, cairan pelarut sekaligus reagen akan diteteskan di tempat yang sama.
  • Tunggu 10-15 menit.
  • Hasil tes akan tampak di alat berupa garis.

Jika hasilnya positif, maka ada kemungkinan bahwa di tubuh orang tersebut memang terdapat virus SARS CoV-2 yang merupakan virus penyebab COVID-19. Namun, hasil dari rapid test tidak bisa langsung dijadikan acuan untuk menganggap bahwa orang tersebut positif atau negatif COVID-19. Khusus Pengguna SehatQ, Rapid Test Covid-19 seharga Rp 200.000,- di semua cabang Lab Biotest, yaitu:

  • Laboratorium Klinik Biotest Menteng
  • Laboratorium Klinik Biotest Wijaya
  • Laboratorium Klinik Biotest Pluit
  • Laboratorium Klinik Biotest Kelapa Gading
  • Laboratorium Klinik Biotest Buah Batu
  • Laboratorium Klinik Biotest Kopo
  • Laboratorium Klinik Biotest Naripan
  • Laboratorium Klinik Biotest Kertajaya
  • Laboratorium Klinik Biotest Darmo
  • Laboratorium Klinik Biotest Kartini Surabaya

Waktu pemeriksaan setiap hari Senin – Sabtu pukul 06:00 – 15:00 WIB dan hasil pemeriksaan akan keluar dalam 3-4 jam setelah pengambilan sampel. Hasil pemeriksaan akan di kirimkan dalam bentuk soft copy melalui email atau hard copy ke alamat pasien. Silahkan lakukan pendaftaran atau booking melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167.

Withdrawal Syndrome

Withdrawal syndrome merupakan gangguan yang terjadi baik secara fisik maupun psikologis karena telah mengurangi konsumsi alkohol atau obat-obatan tertentu.

Withdrawal syndrome juga disebut sebagai gejala putus obat atau sakau dimana masalah tersebut terjadi karena penderita mengurangi dosis obat yang dilakukan secara tiba-tiba. Meskipun demikian, hal tersebut akan membuat penderita semakin mengalami kecanduan.

Tingkat keparahan yang dialami penderita juga bervariasi, ada yang mengalaminya dalam waktu yang singkat, namun ada juga yang mengalaminya dalam waktu yang lama. Hal tersebut juga bergantung pada perilaku penderita dan jenis obat yang dikonsumsi. Kebiasaan seperti ini bisa tidak hanya membahayakan penderita, namun juga bisa berujung pada tindakan pidana. Oleh karena itu, penderita perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum kondisinya semakin memburuk.

Substansi atau obat-obatan yang dapat membuat seseorang mengalami withdrawal syndrome bisa berupa heroin dan kokain.

Gejala

Seseorang yang mengalami withdrawal syndrome bisa mengalami gejala sebagai berikut:

  • Nafsu makan berkurang.
  • Perubahan suasana hati.
  • Merasa lelah.
  • Hidung berair.
  • Berkeringat.
  • Nyeri di bagian otot.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Gemetaran.
  • Kejang.
  • Halusinasi.

Penyebab

Pada umumnya, seseorang yang mengalami withdrawal syndrome disebabkan karena mengurangi jumlah obat yang dikonsumsi secara mendadak, atau tidak mengkonsumsi obat sama sekali.

Ketika seseorang mengkonsumsi obat-obatan dalam waktu yang lama, efek ketergantungan dalam tubuh bisa terjadi. Jika seseorang terus mengkonsumsi obat-obatan tertentu, maka mereka akan kesulitan untuk berhenti secara total dan gejala fisik dan psikologis terus terjadi.

Diagnosis

Jika seseorang mengalami withdrawal syndrome, mereka perlu bertemu dengan dokter. Dokter dapat membantu pasien dengan melakukan diagnosis. Diagnosis yang dilakukan dokter meliputi:

  • Tanya jawab kepada pasien seperti berapa lama mereka mengkonsumsi obat-obatan tertentu.
  • Pemeriksaan fisik untuk mengetahui gejala yang dialami pasien.
  • Tes darah.
  • Pemeriksaan urine.
  • Pemeriksaan panel metabolik.
  • Pemeriksaan enzim jantung.
  • Analisis gas darah.

Pengobatan

Jika pasien mengalami withdrawal syndrome, maka mereka dapat menggunakan obat sebagai berikut:

  • Clonidine.
  • Diazepam.
  • Lorazepam.
  • Methadone.
  • Obat anticemas.
  • Obat antikejang.
  • Obat antipsikotik.

Pasien juga dapat mengikuti psikoterapi atau rehabilitasi untuk mengatasi kebiasaan mengkonsumsi obat-obatan atau alkohol.

Pencegahan

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan pasien untuk mencegah withdrawal syndrome:

  • Mengkonsumsi makanan yang sehat dengan gizi yang seimbang.
  • Mencukupi kebutuhan cairan tubuh atau mencegah dehidrasi dengan mengkonsumsi air putih secukupnya setiap hari.
  • Melakukan teknik relaksasi seperti yoga.
  • Mengatur jam istirahat yang cukup, khususnya tidur di malam hari.

Komplikasi

Jika withdrawal syndrome tidak ditangani dengan cepat dan tepat, maka pasien bisa mengalami komplikasi sebagai berikut:

  • Masalah sosial seperti kekerasan dalam rumah tangga memburuk.
  • Gangguan tidur dalam waktu yang lebih lama.
  • Kejang.
  • Halusinasi.
  • Kematian.

Bertemu Dengan Dokter

Jika Anda mengalami withdrawal syndrome dan ingin bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin diajukan ke dokter.
  • Daftar obat-obatan atau minuman yang Anda konsumsi.
  • Daftar gejala yang Anda alami akibat withdrawal syndrome.
  • Riwayat penyakit Anda atau keluarga (jika ada).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter dapat menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan Anda mengalami kecanduan obat-obatan atau minuman?
  • Apa saja gejala yang Anda alami?
  • Apakah Anda pernah direhabilitasi sebelumnya?

Kesimpulan


Withdrawal syndrome merupakan gangguan yang serius yang perlu diwaspadai. Jika tidak segera ditangani, maka kondisi yang dialami penderita akan semakin memburuk. Jika Anda mengalami withdrawal syndrome dan ingin mengatasi masalah seperti ini, Anda dapat melakukan cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang withdrawal syndrome, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Banyak Dicari, Inilah Manfaat Aromaterapi dan Efek Sampingnya!

Aromaterapi sekarang sedang banyak dicari-cari orang-orang. Manfaat aromaterapi yang dapat Anda rasakan mulai dari kesehatan fisik hingga mental. Tidak heran, jika membuat orang ingin segera mencobanya. Aromaterapi merupakan perawatan penyembuhan holistik yang terbuat dari ekstrak tumbuhan alami. Terkadang, orang menyebutnya juga dengan terapi minyak esensial, karena menggunakan minyak esensial aromatik.

Asal usul aromaterapi

Sebenarnya, aromaterapi telah digunakan selama ribuan tahun, terutama di Cina, India, Mesir, dan negara lainnya. Zat alami ini lebih sering digunakan untuk tujuan medis dan agama, yang dapat bermanfaat untuk kesehatan fisik dan psikologis.

Penyulingan minyak atsiri dilakukan oleh orang Persia pada abad ke-10, tetapi beritanya baru diterbitkan pada abad ke-16 di Jerman. Kemudian, seorang dokter dari Prancis pada abad ke-19 menyadari akan potensi minyak esensial dalam mengobati penyakit.

Istilah aromaterapi diciptakan oleh René-Maurice Gattefossé, seorang ahli parfum dan ahli kimia dari Prancis, dalam bukunya pada tahun 1937 tentang penggunaan minyak esensial untuk medis. Sebelumnya, ahli parfum ini telah menemukan potensi tanaman lavender dalam mengobati luka bakar.

Memahami cara kerja aromaterapi

Sebelum mengetahui lebih banyak manfaat aromaterapi, ketahui dulu bagaimana Anda dapat menggunakan aromaterapi bekerja melalui indra penciuman dan penyerapan kulit, yaitu menggunakan produk-produk seperti:

  • Diffusers.
  • Penyemprot aromatik.
  • Inhaler.
  • Garam mandi.
  • Kapal uap wajah.
  • Kompres panas dan dingin.
  • Topeng tanah liat.
  • Minyak tubuh, krim, losion, atau yang diaplikasikan ke kulit.

Anda dapat menggunakan produk-produk ini secara individu atau dikombinasikan. Sementara itu, menurut National Association for Holistic Aromatherapy, minyak esensial yang paling populer adalah:

  • Clary.
  • Cemara.
  • Kayu putih.
  • Adas.
  • Bunga geranium.
  • Jahe.
  • Helichrysum.
  • Lavender.
  • Lemon.
  • Serai.
  • Bungan Mandarin.
  • Minyak esensial neroli.
  • Kamomil.
  • Mawar.
  • Rosemary.
  • Daun teh.
  • Akar wangi.
  • Ylang ylang.

Ada banyak sekali jenis minyak esensial yang tersedia. Apapun pilihan Anda, yang terpenting adalah membelinya dari produsen ternama, karena penggunaan aromaterapi ini tidak diatur oleh FDA. Jadi, pastikan Anda membeli produk yang 100% terbuat dari bahan alami, tidak mengandung zat aditif, atau bahan sintetis.

Manfaat aromaterapi

Setiap minyak esensial memiliki manfaat dan efek penyembuhannya masing-masing yang terbilang unik. Jika Anda ingin menggabungkan minyak esensial untuk menciptakan perpaduan sinergis dan mendapatkan manfaat aromaterapi lebih banyak lagi.

Adapun ragam manfaat aromaterapi yang bisa Anda peroleh adalah sebagai berikut.

  • Meringankan rasa sakit.
  • Meningkatkan kualitas tidur.
  • Mengurangi stres dan kecemasan
  • Meredakan nyeri sendi.
  • Obati sakit kepala dan migrain.
  • Meringankan efek samping kemoterapi.
  • Meredakan ketidaknyamanan pasca persalinan.
  • Melawan bakteri, virus, atau jamur.
  • Menjaga kesehatan pencernaan.
  • Meningkatkan perawatan rumah sakit dan paliatif.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh.

Sayangnya, manfaat aromaterapi yang terbukti secara ilmiah masih sangat terbatas. Terlebih lagi, penelitian yang mendukung manfaat aromaterapi dalam mengobati penyakit Alzheimer, Parkinson, dan penyakit jantung. Meskipun begitu, potensi aromaterapi telah diyakini dapat mengatasi banyak kondisi, termasuk:

  • Asma.
  • Susah tidur atau insomnia.
  • Kelelahan.
  • Peradangan.
  • Masalah menstruasi.
  • Disfungsi ereksi.
  • Radang sendi.

Banyak cara untuk menggunakan minyak esensial atau aromaterapi, misalnya dengan:

  • Menambahkan ke lotion tubuh atau minyak sehari-hari Anda, lalu oleskan secara topikal.
  • Memberikan beberapa tetes pada toner wajah, sampo, kondisioner, sabun cair, pasta gigi, dan obat kumur.
  • Menuangkan beberapa tetes aromaterapi ke bak mandi.
  • Menyemprotkan aromaterapi atau minyak esensial ke seluruh ruangan.
  • Menggunakannya dengan humidifier, diffuser, atau purifier.

Efek samping aromaterapi

Sebenarnya, minyak esensial atau aromaterapi aman digunakan. Namun, ada beberapa tindakan pencegahan saat menggunakannya, serta efek samping yang harus diwaspadai, terutama jika Anda sedang menggunakan obat resep.

Hal paling utama adalah jangan mengoleskan minyak esensial langsung ke kulit Anda, selalu encerkan minyak terlebih dahulu sebelum digunakan. Anda juga bisa melakukan uji ke kulit sebelum menggunakannya, karena beberapa minyak esensial dapat membuat kulit Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari, sehingga harus dihindari jika Anda terpapar sinar matahari. Anak-anak dan wanita hamil atau menyusui sebaiknya menggunakan minyak esensial dengan hati-hati dan harus di bawah pengawasan dokter.

Efek samping penggunaan aromaterapi yang bisa terjadi meliputi:

  • Ruam.
  • Sesak napas.
  • Sakit kepala.
  • Reaksi alergi.
  • Iritasi kulit.
  • Mual.

Oleh sebab itu, gunakanlah minyak esensial dengan hati-hati jika Anda dalam kondisi:

  • Demam karena alergi serbuk bunga.
  • Asma.
  • Epilepsi.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Eksim.
  • Psoriasis.

Jadi, meskipun banyak manfaat aromaterapi yang dapat Anda peroleh, tetapi penggunaannya harus tetap diperhatikan. Selalu bicarakan dengan dokter Anda sebelum memulai perawatan dengan aromaterapi. Ingatlah, bahwa aromaterapi adalah terapi pelengkap, bukan untuk menggantikan perawatan yang diresepkan oleh dokter.

Cara Alami Memutihkan Ketiak Di Rumah

Apakah ketiak yang gelap menjadi alasan Anda berhenti memakai atasan tanpa lengan favorit Anda atau pergi berenang? Selalu ada solusi untuk masalah yang kita hadapi dalam kehidupan kita sehari-hari, mari cari tahu cara memutihkan ketiak.

Bagi banyak orang, ketiak gelap bisa menjadi sumber rasa malu. Seperti noda kulit dan perubahan warna pada bagian tubuh lainnya, ketiak yang gelap dapat menyebabkan kurangnya rasa percaya diri dan harga diri. Terdapat berbagai potensi penyebab ketiak menjadi lebih gelap di antaranya:

  • Deodoran dan antiperspiran (iritan kimiawi)
  • Mencukur (iritasi dan abrasi)
  • Akumulasi sel kulit mati (kurangnya pengelupasan kulit)
  • Gesekan (baju ketat)
  • Melanosis perokok (hiperpigmentasi akibat merokok)
  • Hiperpigmentasi (peningkatan melanin)
  • Acanthosis nigricans (seringkali merupakan tanda diabetes, obesitas, atau kadar hormon yang tidak normal)
  • Eritrasma (infeksi bakteri)
  • Melasma (bercak hitam pada kulit)
  • Penyakit Addison (kelenjar adrenal rusak)

Jika Anda ingin memutihkan ketiak Anda, berikut adalah beberapa cara yang dapat membantu Anda menghilangkan ketiak gelap dan mendapatkan warna kulit yang merata:

  • Cuka Sari Apel 

Secara keseluruhan, cuka sari apel memiliki kandungan asam amino dan laktat yang kaya yang membantu membersihkan sel kulit mati dan mengurangi bekas luka. Sifat astringentnya membuka pori-pori dan mengurangi kegelapan kulit. Anda cukup menuangkan beberapa cuka sari apel organik pada kapas, tepuk-tepuk ke area ketiak dan biarkan sampai benar-benar kering sebelum dicuci. Ulangi setiap hari untuk hasil yang cepat dan efektif.

  • Gel Lidah Buaya

Dikenal sebagai tabir surya alami, sifat antibakteri lidah buaya menenangkan kulit yang meradang dan mencerahkan warna ketiak. Cukup potong daun segar (dari tanaman) dan ekstrak beberapa gel lidah buaya segar. Oleskan selapis gel ini pada ketiak Anda dan biarkan mengering selama 10-15 menit. Bilas dengan air dan gunakan terapi ini setiap dua hari sekali untuk hasil yang baik. Anda juga dapat menggunakan gel lidah buaya organik yang tersedia di pasaran jika Anda tidak dapat menemukan tanamannya secara langsung.

  • Baking Soda dan Lemon

Baking soda adalah exfoliator luar biasa yang membuka pori-pori dan mencerahkan ketiak yang gelap. Lemon, di sisi lain, adalah antiseptik yang kuat dan zat pemutih alami. Campur masing-masing 1 sendok makan soda kue dan lemon untuk membuat pasta. Gosokkan pada ketiak Anda selama sekitar 5 menit, bersihkan menggunakan air hangat, dan selesaikan dengan melembabkan kulit Anda. Ulangi metode ini 3 atau 4 kali seminggu untuk hasil yang efektif.

  • Gula dan Minyak Zaitun

Tambahkan 2 sendok makan masing-masing minyak zaitun dan gula ke dalam mangkuk dan aduk rata. Basahi area ketiak dan gosok campuran tersebut selama satu atau dua menit, lalu biarkan selama 5 -10 menit dan bilas dengan air. Gula bertindak sebagai agen pengelupas yang sangat baik dan bila dicampur dengan minyak zaitun yang menghidrasi dan bergizi, dapat menghasilkan keajaiban. Oleskan campuran ini pada area yang terkena sebagai salah satu cara memutihkan ketiak Anda yang gelap.

  • Ketimun

Seiring dengan sifat pemutihannya yang sangat baik, mentimun juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral. Gosokkan beberapa irisan mentimun pada ketiak gelap Anda selama satu atau dua menit dan biarkan sari mentimun menempel di kulit Anda 10 menit lagi, lalu bilas dengan air. Ini adalah pilihan cara yang sangat baik untuk memutihkan ketiak jika Anda mengulangi metode ini setiap hari.

  • Kentang

Terkenal untuk mengurangi lingkaran hitam, kentang juga bagus untuk pigmentasi dan perubahan warna di ketiak. Yang harus Anda lakukan adalah mengupas kentang dan memarutnya, memeras airnya sampai keluar, oleskan langsung ke ketiak dan bilas setelah 10-15 menit. Anda dapat mengulanginya sampai Anda mendapatkan hasil yang diinginkan, karena khasiatnya juga akan membantu menghaluskan dan melembutkan kulit. Sebagai alternatif, Anda juga bisa mengoleskan irisan kentang di ketiak Anda seperti mentimun.

Jika Anda khawatir kulit ketiak Anda lebih gelap daripada kulit di bagian tubuh lainnya, Anda dapat melakukan beberapa cara di atas untuk memutihkan ketiak Anda. Jika ketiak gelap Anda akibat dari kondisi mendasar yang memerlukan perawatan medis, bicarakan dengan dokter Anda tentang beberapa alternatif.

Mengenal Penyebab Syringoma pada Kulit

Syringoma adalah tumor jinak berupa benjolan-benjolan kecil dan padat pada permukaan kulit di sekitar mata, pipi, leher, dada, perut, kaki dan tangan, atau sekitar alat kelamin. Warnanya bisa sama dengan warna kulit, namun bisa juga tampak kekuningan, coklat, putih, atau kemerahan.Syringoma terjadi ketika sel-sel pada kelenjar keringat tumbuh secara berlebih atau terlalu aktif sehingga membentuk pertumbuhan jaringan abnormal (tumor jinak). Kondisi ini dapat disebabkan oleh aktivitas apa pun yang meningkatkan produktivitas kelenjar keringat. Bukan hanya itu, beberapa kondisi yang memengaruhi kelenjar keringat juga berpotensi menyebabkan Anda terkena syringoma, di antaranya:

  • Genetika
  • Diabetes mellitus
  • Sindrom Down
  • Sindrom Ehlers-Danlos
  • Sindrom marfan

Kondisi ini bisa menyerang kelompok usia manapun, tapi biasanya mulai berkembang di usia dewasa antara 25-40 tahun. Syringoma ditandai dengan munculnya benjolan-benjolan kecil padat berwarna kuning, cokelat, merah muda, atau sesuai warna kulit. Benjolan tersebut biasanya tumbuh berkelompok dengan lebar sekitar 1-3 mm. Syringoma cenderung muncul di kedua sisi tubuh pada area yang sama. Kondisi ini kerap disalahartikan dengan masalah kulit lainnya, seperti:

  • Milia
  • Hiperplasia sebasea
  • Xanthoma
  • Lichen planus
  • Flat warts
  • Kanker kulit sel basal.

Akan tetapi, benjolan syringoma tidak menimbulkan rasa gatal ataupun nyeri, dan tidak berpotensi menjadi kanker. Namun, rasa nyeri dan gatal yang luar biasa terjadi dalam beberapa kasus langka, terutama saat berkeringat. Mengoleskan TCA (trichloroacetic acid) pada syringoma secara rutin selama beberapa hari sesuai anjuran dokter dapat membuat benjolan ini mengerut kemudian lepas.

Dokter juga mungkin akan memberikan obat jerawat, seperti tablet isotretinoin atau krim oles dengan kandungan tretinoin, untuk memperbaiki tampilan kulit di area sekitar syringoma. Namun, obat-obatan ini tidak boleh digunakan oleh wanita hamil atau yang berencana hamil.

Sedangkan, operasi syringoma biasanya menggunakan pembiusan lokal. Efek samping dari tindakan ini berupa nyeri, perdarahan, dan terbentuknya jaringan parut pada kulit. Meskipun benjolan syringoma dapat dihilangkan dengan beberapa penanganan di atas, namun sering kali benjolan akan muncul kembali.

Jika penderitanya tidak merasa terganggu, syringoma sebenarnya tidak perlu dihilangkan. Namun jika kondisi ini menimbulkan keluhan atau mengurangi rasa percaya diri Anda, berkonsultasilah ke dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Prosedur electrosugery juga bisa Anda lakukan. Dalam prosedur ini, arus listrik dipusatkan dan dikirim ke syringoma untuk menghancurkan jaringan abnormal sekaligus merusak pembuluh darahnya. Prosedur ini hanya perlu dilakukan sekali untuk menghilangkan syringoma sepenuhnya. Selain itu, biasanya electrosurgery tidak meninggalkan bekas luka. 

Benjolan syringoma biasanya muncul berkelompok di kulit dan tersebar di beberapa bagian tubuh. Tumor jinak ini bisa terjadi pada siapa saja, tetapi lebih umum dialami oleh anak remaja dan wanita. Syringoma umumnya tidak gatal maupun nyeri, dan tidak berpotensi menjadi kanker. Namun pada beberapa kasus yang jarang terjadi, benjolan syringoma bisa terasa gatal, terutama saat penderitanya berkeringat. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar syringoma, Konsultasikan pemilihan prosedur-prosedur mengatasi syringoma ini dengan dokter untuk mengetahui plus dan minusnya bagi Anda.

Gejala dan Cara Pengobatan Juvenile Arthritis yang Perlu Diketahui

Merupakan penyakit kronis dan berlangsung selama beberapa bulan hingga tahun dan sekitar 75 persen anak bisa pulih dari penyakit ini terkenal dengan nama juvenile arthritis. Termasuk dalam tipe penyakit arthritis yang terjadi pada anak kurang dari 16 tahun, penyakit ini bisa menimbulkan rasa nyeri, pembengkakan dan kelakuan pada sendi.

Beberapa anak mampu mengalami gejala selama beberapa bulan, tahun hingga seumur hidup si anak penderita penyakit ini. Selain itu, beberapa kasus juga bisa menyebabkan komplikasi serius, misalnya masalah pertumbuhan. Bisa juga kerusakan sendi hingga peradangan mata, pengobatan penyakit ini berfokus untuk mengontrol nyeri dan peradangan.

Gejala Juvenile Arthritis

Munculnya rasa nyeri dan kaku pada sendi merupakan gejala yang paling khas dari penyakit ini, rasa nyeri aka lebih memburuk di pagi hari dan akan membaik di penghujung hari. Meski demikian, perlu diketahui beberapa gejala dari penyakit ini berdasarkan jenisnya, berikut ini penjelasan dari gejala-gejala tersebut.

  • Juvenile Rheumatoid Arthritis Puciarticular

Jenis yang satu ini hanya memengaruhi beberapa sendi, paling sering kurang dari empat sendi, misalnya lutut, siku dan pergelangan kaki. Tipe ini muncul pada 50 persen anak, kondisi ini juga bisa menyebabkan beberapa penyakit lain muncul pada anak seperti penyakit mata (radang atau bengkak) dan lainnya.

  • Juvenile Rheumatoid Arthritis Polyarticular

Penyakit tipe ini memengaruhi banyak sendi dan muncul pada sekitar 30 persen anak, biasanya menyerang leher, lutut, pergelangan kaki, kaki, pergelangan tangan dan tangan. Selain itu, penderita infeksi jenis ini juga sangat memungkinkan menderita radang mata.

  • Juvenile Rheumatoid Arthritis Sistemik

Tipe infeksi jenis ini terjadi kurang lebih 20 persen pada anak, bisa ditandai mulai demam, ruam,nyeri sendi hingga adanya perubahan sel darah.

Gejala Karena Faktor Genetik

Juvenile rheumatoid arthritis berbeda dengan rheumatoid arthritis yang pada umumnya menyerang orang dewasa, yang usianya sekitar 40 tahun. Sementara juvenile rheumatoid arthritis biasanya terjadi pada anak. Penyakit ini adalah penyakit autoimun yang penyebabnya belum diketahui, kemungkinan karena faktor genetik dan lingkungan yang sangat mungkin bisa meningkatkan.

Meski demikian penyakit ini tidak bisa menular dan bisa diobati, sehingga anak-anak dengan penyakit ini bisa memiliki kehidupan normal kembali. Namun demikian, terdapat pula cara pengobatan yang sangat disarankan untuk penderita.

Pengobatan Juvenile Arthritis

Dalam mengobati penyakit ini terdapat berbagai cara, mulai dari konsumsi obat, berolahraga, edukasi, terapi dan menyesuaikan aktivitas untuk mencegah kelelahan. Pada umumnya dokter akan memberi resep obat, tujuannya untuk mengurangi rasa nyeri dan radang. Untuk radang, obat yang biasa digunakan adalah jenis obat antiradang nonsteroid (NSAIDs).

Selain itu juga masih ada obat lain misalnya methotrexate sebagai pilihan, untuk penderita yang mengidap penyakit sendi disarankan untuk berolahraga, melakukan pergerakan sendi dan kekuatan otot. Bisa berupa berjalan, naik sepeda dan berenang, pastikan melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berolahraga.

Konsultasi dengan dokter atau terapi fisik mengenai olahraga yang bisa dilakukan saat terjangkit penyakit ini juga disarankan. Segera lakukan konsultasi dengan dokter jika anak merasa sakit sendi, seperti mengalami pembengkakan atau kekakuan dalam jangka waktu lebih dari seminggu, terlebih jika kondisi tersebut disertai demam.

Tubuh masing-masing orang menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang berbeda-beda, sehingga untuk memastikannya perlu adanya konsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan.

Ingin Naikkan Berat Badan, Coba Jamu Gemuk Ini!

Ingin Naikkan Berat Badan, Coba Jamu Gemuk Ini!

Jamu gemuk merupakan salah satu jenis jamu atau ramuan tradisional yang menjadi pilihan bagi beberapa orang dalam menaikkan berat badannya. Bagi beberapa orang, menaikkan berat badan atau menggemukkan badan merupakan hal yang sangat sulit dicapai, sama halnya dengan menurunkan berat badan. 

Nah, di Indonesia cukup percaya dengan ramuan atau jamu-jamuan untuk berbagai masalah kesehatan, salah satunya untuk menaikkan berat badan dengan jamu gemuk ini. Namun, tubuh manusia berbeda-beda jadi hasilnya pun akan sangat tergantung pada kondisi badan seseorang. Bisa jadi, jamu tersebut bisa menambah berat badan pada Anda, namun kurang berhasil saat dicoba oleh orang lain. 

Jamu gemuk

Ada beberapa jenis jamu gemuk yang bisa Anda coba dan beredar di pasaran. Akan tetapi, ada baiknya untuk mengonsumsi jamu buatan sendiri. Bagaimana caranya dan bahan apa saja yang diperlukan?

Jamu brotowali

Jamu brotowali merupakan salah satu jenis jamu gemuk yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan berat badan Anda. Selain dapat menambah berat badan, jamu ini juga dapat bermanfaat bagi beberapa penyakit lainnya. Seperti mencegah diabetes, mencegah kanker, mencegah penyakit stroke dan jantung, mencegah asam urat, menurunkan demam, meredakan kecemasan, dan beberapa penyakit lainnya. 

Untuk menambahkan berat badan untuk menjadi gemuk, Anda hanya perlu tiga helai daun brotowali, 30 gr batang brotowali. Lalu rebus keduanya dengan dua gelas air berukuran sedang setelah dibersihkan terlebih dahulu, sampai airnya tinggal setengah. Minum jamu tersebut 1 gelas setiap harinya. 

Temulawak

Jamu temulawak pun menjadi salah satu cara untuk menambah berat badan Anda dengan alami atau bahan-bahan tradisional. Cukup sediakan 2 siung temulawak yang telah dicuci, dikupas, dan diiris tipis-tipis. Lalu rebus dengan dua gelas air atau sekitar 500 ml Bersama dengan ¼ lengkuas. Setelah mendidih dan cukup mengental matikan api lalu saring air dan Anda bisa langsung mengonsumsinya. Minum jamu ini sehari dua kali, dengan masing-masing setengah gelas berukuran sedang. 

Beras kencur

Jamu beras kencur sering kali digunakan baik oleh orang dewasa maupun anak-anak untuk menambah berat badan atau menggemukkan badan. Jamu ini menggunakan dua bahan utama yaitu, beras dan kencur. 

Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu menyiapkan 200 gr beras putih dan 6 ruas kencur, lalu 2 ruas jahe, 1 sendok makan asam jawa, 50 gr gula pasir, 240 gram dan 240 ml air. Langkah pertama adalah rendam beras dalam air minimal tiga jam atau bisa juga semalaman. Lalu rebus air, kencur, jahe, asam jawa, gula jawa dan gula pasir sampai mendidih. Beras yang telah direndam haluskan dengan blender, saring dan campurkan dengan rebusan rempah-rempah tadi. 

Jahe

Jahe adalah jenis tumbuhan yang hampir ada di manapun dalam pengobatan tradisional. Selain kaya antioksidan, antikanker, dan senyawa anti-inflamasi yang melindungi tubuh dari stres oksidatif dan kerusakan kardiovaskular, jahe juga dapat membantu merangsang nafsu makan dan membantu pencernaan. Tidak hanya itu, jahe juga dapat merangsang pencernaan dengan meningkatkan motilitas lambung dan memanfaatkan enzim lipase pankreas sehingga membantu nafsu makan. 

Jahe pun memiliki khasiat karminatif yang mempercepat pengosongan dan pembersihan lambung dan digunakan untuk penyembuhan dispepsia, umumnya dikenal dengan gangguan pencernaan. Ini juga dapat membantu perut kembung dengan cara membantu sistem usus untuk membuang gas. 

Sebuah antiemetik yang digunakan untuk mengobati mual dan muntah, jahe telah digunakan untuk mencegah mabuk laut dan mengobati mual di pagi hari selama bertahun-tahun. Menjaga sistem pencernaan sangat penting untuk penambahan berat badan secara alami dan cepat. 

Jadi, jamu gemuk yang Anda buat sendiri tentu akan lebih sehat dan terjamin kebersihannya. Namun, jika beberapa jamu di atas tidak berhasil menambah berat badan Anda, ada baiknya untuk mengunjungi dokter dan konsultasikan keadaan Anda.

Hamil 37 Minggu, Ikuti Gerakan Ini Agar Persalinan Lancar

Pada usia hamil 37 minggu, bunda tinggal menghitung hari hingga akhirnya si kecil bisa keluar menyapa dunia. Untuk mempersiapkan proses melahirkan yang lancar, bunda disarankan untuk tetap melanjutkan olahraga yang dikhususkan untuk ibu hamil.

Berolahraga di trimester akhir akan berdampak besar pada proses bersalin. Olahraga di usia kehamilan ini akan membantu menjaga stabilitas postur tubuh dan membuat bunda tetap bertenaga setelah proses persalinan.

Pada trimester ketiga, bunda harus menghidari aktivitas berat karena dapat menyebabkan komplikasi seperti pecah ketuban. Berikut ini beberapa gerakan olahraga yang direkomendasikan pada usia kehamilan trimester akhir.

Latihan kegel

Menggunakan bola gym sebagai alat olahraga aman digunakan ibu hamil, efektif memperkuat otot perut dan panggul selama kehamilan, serta memberikan efek relaksasi pada tubuh.

Dengan bola gym, Anda bisa melakukan latihan kegel. Latihan ini berfokus pada penguatan otot dasar panggul, dengan cara menghentikan aliran urin tanpa menggunakan otot perut, paha, dan bokong.

Latihan kegel terbagi menjadi 2 jenis, yaitu cepat dan lambat. Untuk melakukan kegel cepat, mulailah dengan duduk tegak dan nyaman di atas bola gym. Tahan kontraksi otot panggul selama 5 detik sebanyak 25-30 kali, lalu lepaskan secara perlahan. Lakukan empat set latihan.

Untuk melakukan kegel lambat, tahan otot yang berkontraksi selama 10 detik, dan lakukan selama 10 set.

Selain mempermudah persalinan, latihan ini juga mencegah risiko episiotomi atau prosedur menyayat area perineum untuk mempermudah proses bersalin.

Pose kupu-kupu

Pose ini dilakukan dengan melebarkan pinggung dan meredakan nyeri di punggung bawah.

Langkah melakukan pose kupu-kupu:

  • Duduk di lantai dengan kedua telapak kaki menyatu dan lutut mengarah ke luar
  • Pegang pergelangan kaki lalu tarik tumit sedekat mungkin ke tubuh. Pastikan tubuh nyaman
  • Condongkan tubuh ke depan, tahan beberapa detik sambil menarik napas dalam-dalam
  • Lepaskan perlahan-lahan sambil menghembuskan napas. Lakukan gerakan ini secara berulang

Yoga asana

Yoga asana sangat disarankan untuk memperlancar proses persalinan. Anda bisa mengikuti pose yoga tertentu yang telah dimodifikasi untuk usia hamil 37 minggu.

Gerakan yoga dibawah ini berfungsi meningkatkan kelenturan dan daya tahan tubuh.

  1. Yatikasana (pose tongkat)
  2. Berbaringlah telentang dengan kedua tangan di atas kepala dan kaki sejajar tubuh
  3. Tarik napas dalam-dalam, tahan selama beberapa detik, lalu hembuskan
  4. Tahan pose ini selama Anda merasa nyaman
  • Vajrasna (pose memutar)
  • Duduklah di lantai dengan kaki lurus ke depan
  • Tekuk lutut kiri dan dekatkan ke kaki kanan
  • Tarik napas dan angkat lengan setinggi bahu
  • Buang napas dan tubuh ke kanan dengan tangan menopang pada lutut
  • Tahan sebentar, lalu lakukan hal yang sama pada arah sebaliknya

Squat

Latihan squat atau jongkok akan memudahkan ibu hamil untuk kontraksi, mengendurkan otot panggul, dan mengurangi nyeri saat melahirkan. Anda bisa menggunakan penyangga seperti bola gym atau holder untuk menopang tubuh lebih baik.

Cara melakukan squat untuk ibu hamil:

  • Tarik napas lalu jongkok secara perlahan dengan tangan kedepan. Pastikan posisi Anda seperti duduk, atau gunakan bola gym untuk mendapat posisi lebih baik
  • Tahan beberapa detik, lalu kembali ke posisi semula
  • Ulangi squat, dengan posisi siku di dalam paha. Dorong pinggul Anda ke belakang secara lembut
  • Kembalilah ke posisi berdiri

Olahraga selama maksimal setengah jam sudah dapat memberi manfaat pada ibu hamil. Bunda juga disarankan untuk berhenti jika sudah merasa lelah, peningkatan kontraksi kehamilan, pendarahan vagina, atau kambuhnya riwayat gangguan tekanan darah.

Selain berolahraga, Anda juga bisa melakukan pijat perineum. Pijat ini membantu area perineum menjadi lebih rileks dan menghindari risiko episiotomi.   

Catatan

Berolahraga di usia Hamil 37 minggu dapat membantu mempermudah kontraksi dan mengurangi risiko kehamilan. Sebelum melakukan olahraga, akan lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menyesuaikannya dengan kondisi Anda.

Lakukan pemanasan sebelum memulai olahraga, dan pendinginan setelahnya. Pemanasan berfungsi menghindari Anda dari cedera.